Apa itu Teori CHC?

Teori Kognitif CHC (Cattell-Horn-Carroll) adalah teori psikometrik yang saat ini dianggap sebagai model kemampuan kognitif manusia yang paling komprehensif dan didukung secara empiris, mencakup beberapa dekade penelitian (McGrew, 2009; Schneider & McGrew, 2012). Taksonominya telah banyak digunakan untuk mengklasifikasikan dan menggambarkan kemampuan kognitif manusia di banyak budaya. Teori CHC memiliki dampak signifikan pada pengembangan, atau revisi, dari sebagian besar tes kecerdasan utama dalam beberapa tahun terakhir (Keith & Reynolds, 2010). Manfaat menggunakan model CHC untuk pengembangan tes kognitif adalah kerangka kerja ini mencakup sebagian besar domain utama fungsi manusia, dan memperlihatkan kemampuan kecerdasan atau kognitif. Oleh karena itu, penilaian berbasis CHC dapat dianggap sebagai pendekatan yang paling efektif untuk mengidentifikasi, mendiagnosis, mengklasifikasi dan mengindividualisasikan program pendidikan untuk anak usia sekolah.

Bekerja dengan Dr. Kevin McGrew, MCI membuat rencana empat fase untuk mengembangkan AJT COGTEST, dengan fokus pada delapan dari enam belas kemampuan luas yang ada (strata II) yang dikembangkan seperti kerangka CHC. Ke delapan kemampuan luas ini adalah: Penalaran Cair (Gf), Pemahaman-Pengetahuan (Gc), Memori Kerja (Gwm), Efisiensi Belajar (Gl), Kefasihan Penerimaan (Gr), Kecepatan Pemrosesan (Gs), Pemrosesan Visual (Gv), Pemrosesan Auditori (Ga), dan Kemampuan Psikomotor (Gp)

No

KEMAMPUAN LUAS STRATA (II)

DEFINISI

1

Penalaran Cair (Gf)

Penggunaan prosedur yang disengaja dan terkendali (seringkali membutuhkan perhatian yang terfokus) untuk memecahkan masalah baru "di tempat”, yang tidak dapat dipecahkan dengan menggunakan kebiasaan, skema, naskah yang sebelumnya  pernah dipelajari.

2

Memori Kerja Jangka Pendek (Gwm)

Kemampuan untuk menjaga dan memanipulasi informasi dalam perhatian aktif. Pikiran mental alas atau meja kerja.

3

Efisiensi Belajar (Gi)

Kemampuan untuk belajar dan mengkonsolidasikan informasi baru selama periode waktu diukur dalam hitungan menit, jam, hari dan tahun.

4

Pemrosesan Visual-spatial (Gv)

Kemampuan untuk memanfaatkan stimulasi citra mental untuk memecahkan masalah. Merasakan, membedakan dan memanipulasi gambar dalam "mata pikiran"

5

Pemrosesan Auditori(Ga)

Kemampuan untuk membedakan, mengingat, menjelaskan dan bekerja secara kreatif pada rangsangan pendengaran, yang mungkin terdiri dari nada, suara lingkungan, dan unit ucapan

6

Pemahaman – Pengetahuan (Gc)

Kemampuan untuk memahami dan mengkomunikasikan pengetahuan bernilai budaya; yang mencakup kedalaman dan keluasan baik secara deklaratif maupun prosedural dan keahlian, seperti bahasa, kata, dan pengetahuan umum yang dikembangkan melalui pengalaman, pembelajaran dan akulturasi.

7

Kefasihan Penerimaan (Gr)

Kedalaman, keluasan, dan penguasaan pengetahuan deklaratif dan prosedural yang spesifik (pengetahuan yang tidak dimiliki oleh semua orang).

8

Kecepatan Pemrosesan (Gs)

Kemampuan untuk mengendalikan perhatian yang secara otomatis, cepat dan lancar melakukan tugas kognitif berulang yang relatif sederhana. Kefasihan atau ketepatan atensi yang disengaja.

9

Kemampuan Psikomotorik (Gp)

Kemampuan untuk melakukan gerakan motorik tubuh  yang terampil (misalnya, gerakan jari tangan, tangan, kaki) dengan presisi, koordinasi, atau kekuatan.