Latar belakang tes kognitif yang sebelumnya tersedia di Indonesia

Di Indonesia, tes kognitif tidak tersedia secara nasional dan kalaupun ada, hanya merupakan versi adaptasi dari skala kecerdasan awal Stanford-Binet atau skala Wechsler. Tes semacam itu tidak dapat mencerminkan kemajuan yang lebih baru (dan edisi) dari tes yang ada, dan karena dikembangkan di Eropa dan Amerika Serikat, mereka sangat dipengaruhi oleh budaya dari mana mereka berasal sehingga kurang optimal dalam hal konteks budaya dan menjadikannya kurang optimal dalam hal konteks budaya dan validitas dalam setting bahasa Indonesia. Masalah ini ditambah dengan fakta bahwa Departemen Psikologi pada institusi akademis yang ada di Indonesia menggunakan sejumlah teori kecerdasan (termasuk teori garapan Spearman; teori Cattell's Gf-Gc dan teori Major Mental Abilities Thurstone), yang menyebabkan kurangnya konsistensi dalam profesi psikologi terkait teori yang paling cocok untuk digunakan dalam setting yang berbeda. Sebagai jawaban atas tantangan ini, beberapa ilmuwan psikologi di Indonesia telah mengembangkan sejumlah instrumen penilaian kognitif kelompok Indonesia yang relevan, termasuk Tes Inteligensi Kolektif Indonesia (TIKI) dan Tes Inteligensi Umum (TIU). Namun, sedikit yang telah dipublikasikan tentang latar belakang teoritis, pengembangan, atau penggunaan paket tes Indonesia ini.

Dikembangkan berdasarkan hasil kemajuan terbaru dalam teori pengujian kecerdasan dan mengembangkan baterai tes kecerdasan komprehensif yang dikelola secara individual yang dinormalisasi secara khusus untuk anak-anak Indonesia, usia 5 sampai 18 tahun, AJT CogTest 1.0 membawa kita pada ukuran kognisi psikometrik yang lebih modern.

Bagaimana hasil tes dan interpretasi mendukung pengalaman belajar siswa?

  1. menyajikan profil dari setiap kekuatan dan kelemahan kognitif siswa yang dinilai,
  2. memudahkan diagnosa dan identifikasi siswa Indonesia dengan kesulitan belajar dan siswa berkebutuhan khusus, dan
  3. membantu psikolog dan pendidik untuk mengembangkan program pendidikan dan strategi pengajaran yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran individual siswa.