3 pertanyaan fundamental tentang tes kognitif

Posted by Gian Carlo Binti

08 March 2018

Apa yang dimaksud dalam tes kognitif?

Tes kognitif memberikan perkiraan mengenai intelektual, atau kognitif atau kemampuan dan potensi seorang anak/siswa.

Tes kognitif juga menghasilkan rekomendasi yang relevan untuk perencanaan pendidikan. Sumber data untuk penilaian meliputi informasi latar belakang, riwayat pendidikan, dan data dari kognitif tes.

Tes ini dirancang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apakah anak/siswa memiliki ketidakmampuan belajar?
  • Apakah anak/siswa memiliki masalah focus atau kemampuan eksekutif lainnya?
  • Apa saja kemampuan kognitif yang dimiliki anak/siswa?
  • Apa kekuatan dan kelemahan belajar yang anak/siswa miliki sebagai modal belajar?
  • Rekomendasi pendidikan apa saja yang sesuai dengan kebutuhan anak/siswa?

Mengapa tes kognitif relevan bagi setiap anak/siswa Indonesia?

Sebagian besar tes prestasi dirancang untuk rentang umur yang luas (sering dari umur 5 tahun sampai 18 tahun) dan mencakup dasar bidang akademik seperti membaca, matematika, dan Bahasa.

Kesulitan belajar dapat berpengaruh di area sebagai berikut:

  • Dasar Membaca (termasuk decoding fonetik dan pengenalan kata-kata)
  • Kepahaman dari membaca
  • Perhitungan matematika
  • Penalaran matematika
  • Menulis (termasuk kemampuan menulias, mengeja, komposisi)
  • Expresi lisan
  • Kepahaman dari mendengar

Kemampuan tersebut dipengaruhi dari modal kognitif anak/siswa, sehingga untuk dapat mengoptimalkan kemampuan belajar anak/siswa maka diperlukan alat untuk mengukur profil kognitif. Hasil profil kognitif ini akan membantu memberikan arahan dan rancangan pendidikan yang tepat bagi kebutuhan anak/siswa tersebut.

Bagian yang paling relevan dan berguna dari laporan tes kognitif adalah bagian rekomendasi pendidikan, karena disini laporan tes akan menganalisa dinamika dari profil anak/siswa dan mengidentifikasi kelemahan akademik (seperti membaca, menulis, dll) dan memberikan rekomendasi dan technique mengatasi hal tersebut, sehingga modal dan aspek kognitif anak/siswa dapat dioptimalkan untuk mencapai sukses dalam akademik maupun non-akademik.

Kenapa AJT CogTest yang terbaik bagi anak/siswa di Indonesia?

AJT CogTest menawarkan apa yang kami percaya adalah satu-satunya tes kognitif yang valid dan sesuai norma siswa di Indonesia dari usia 5-18 tahun. Tanpa adanya process norma dan validasi yang benar, maka hasil dari tes tersebut menjadi tidak akurat.

Jika anda sedang mempertimbangkan AJT CogTest untuk anak/siswa anda, maka dibutuhkan menyelidiki siapa yang menciptakan tes dan apakah skor sudah didasari pada sampel yang seusai dan benar-benar dinormakan dan divalidasi. AJT CogTest adalah tes kognitif satu-satunya di Indonesia yang sudah dinormakan dan divalidasi seusai standar internasional.

Untuk mendapatkan informasi mengenai pendidikan anak, psikologi anak, dan banyak lagi, KLIK DISINI SEKARANG

Source :