Dampak Negatif Kurang Tidur Pada Anak

Posted by Cloudida

24 May 2018

Dampak Negatif Kurang Tidur Pada Anak

Apakah anak Anda sering mengalami masalah kesehatan atau emosional? Teliti kembali apakah anak Anda mendapatkan waktu tidur yang cukup? Karena bisa jadi penyebab utamanya adalah kurang tidur.

Setiap fungsi dalam tubuh dipengaruhi oleh tidur. Pada anak-anak, risiko kurang tidur jauh lebih serius dari orang dewasa yang mungkin hanya terbangun dengan suasana hati tidak enak dan menjadi sedikit pemarah. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan gangguan tidur memiliki lebih banyak masalah medis - seperti alergi, infeksi telinga, dan masalah pendengaran. Mereka juga kemungkinan besar memiliki masalah sosial dan emosional.

Ada banyak masalah kesehatan yang secara konsisten dikaitkan dengan waktu tidur yang tidak tercukupi.

1. Obesitas dan diabetes

Tidur yang tidak memadai dapat menyebabkan anak-anak makan berlebihan. Peneliti dari University of Chicago melaporkan pada Desember 2004 Annals of Internal Medicine bahwa kurang tidur mengubah tingkat sirkulasi hormon yang mengatur rasa lapar, meningkatkan nafsu makan, dan preferensi seseorang untuk makanan berkalori dan berkarbohidrat tinggi.

Banyak dokter percaya bahwa kurangnya waktu tidur juga dapat mempengaruhi kemampuan untuk memetabolisme gula dan memicu resistensi insulin, faktor terkenal pemicu diabetes. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan yang sangat signifikan dalam kejadian obesitas anak serta diabetes tipe 2 (non-insulin dependent).

2. Kecemasan dan depresi

Insomnia merupakan faktor risiko yang signifikan untuk depresi. Hal ini juga berkontribusi atas timbulnya kecemasan dengan meningkatkan kortisol serta hormon stres. Seperti yang diketahui juga bahwa depresi dan kecemasan berkontribusi akan munculnya insomnia pada seorang; Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa insomnia sering mengawali depresi pertama atau kambuhan. Dokter meneliti lebih lanjut dalam pemecahan masalah tidur untuk menghilangkan atau mengurangi keparahan kecemasan atau depresi yang muncul.

3. Perkembangan fisik

Tingkat hormon pertumbuhan tertinggi dilepaskan ke dalam aliran darah selama tidur nyenyak. Karena kurang tidur mengakibatkan penurunan pelepasan hormon pertumbuhan, tinggi badan dan pertumbuhan mungkin dipengaruhi oleh kurang tidur.

4. Imunitas

Selama tidur, interleukin-1, zat pendorong kekebalan tubuh, dilepaskan. Beberapa malam dengan kualitas tidur yang buruk dapat menghambat sistem kekebalan anak.

5. Rentan kecelakaan

Kurang tidur berdampak buruk pada keterampilan motorik. Dr Carl Hunt, Direktur Pusat Nasional Penelitian Gangguan Tidur di Institut Kesehatan Nasional mengatakan, "Anak yang kelelahan hanya menunggu waktu terjadinya kecelakaan." Cedera sepeda dan kecelakaan di taman bermain lebih mungkin terjadi ketika seorang anak kurang tidur. Sangat mengkhawatirkan ketika kebiasaan tidur yang buruk terus berlanjut hingga anak beranjak dewasa. Dia akan menjadi remaja yang memiliki kecenderungan mengemudi sambil mengantuk.

6. Respons terhadap vaksinasi

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (25 September 2002) melaporkan bahwa kurang tidur membatasi efektivitas serangan flu.

Source : https://psychcentral.com/lib/if-your-child-has-problems-it-may-due-to-lack-of-sleep/