Kualitas Otak IQ Tinggi

Posted by Gian Carlo Binti

23 May 2018

Riset baru mengkonfirmasi bahwa orang dengan ukuran kepala lebih besar rata-rata lebih cerdas. Kepala lebih besar mengandung otak lebih besar, yang memiliki lebih banyak neuron (sel otak), yang membuat orang lebih pintar.

Tetapi menariknya ini bukan akir cerita karena penelitian Neuroscience menunjukkan ada sesuatu lagi yang berbeda.

Ketika anda “mendengarkan” secara elektrik otak yang sedang bekerja, otak yang lebih cerdas menghasilkan ‘suara’ yang lebih sedikit.

Ini seperti mesin yang lebih besar dan lebih kuat yang berjalan lebih tenang.

Penelitian menemukan ternyata selain memiliki otak yang lebih besar, orang yang cerdas memiliki lebih sedikit koneksi antara neuron di korteks serebral.

Alasan mengapa otak orang-orang cerdas lebih efisien – ini dikenal oleh psikolog sebagai ‘neural efficiency hypothesis of intelligence’.

Kesimpulannya diambil dari penelitian neuroimaging yang mengamati struktur mikro otak.

Mengukur jumlah dendrit di otak mereka dengan menganalisa 259 orang.

Dendrit adalah ekstensi dari sel-sel otak yang mengjangkau sel-sel otak lainnya, memungkinkan mereka untuk berkomunikasi satu sama lain.

Tes IQ menunjukan bahwa orang dengan dendrit yang lebih sedikit lebih cerdas. Ini memberitahukan bahwa kecerdasan lebih dari sekedar ukuran otak, tetapi seberapa efisien sel-sel otak anda berkomunikasi.

Dengan koneksi dendrit yang lebih sedikit berarti lebih sedikit ‘suara’ di otak dan signalnya lebih murni.

Dendrit yang lebih sedikit juga mengkonsumsi lebih sedikit energy – karenanya, otak yang lebih efisien.

Berikut adalah gambar skematik dari penulis (dari Genç et al., 2018):

https://www.spring.org.uk/images/iq.jpg

Dr Erhan Genç, yang memimpin penelitian ini, mengatakan:

“Asumsinya adalah bahwa otak yang lebih besar mengandung lebih banyak neuron dan, akibatnya, memiliki kekuatan komputasi yang lebih besar.

Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa - terlepas dari jumlah neuron yang relatif tinggi - otak orang-orang cerdas menunjukkan aktivitas neuronal yang lebih sedikit pada saat tes IQ dibandingkan dengan otak orang yang kurang cerdas.

Otak cerdas memiliki koneksi saraf yang ramping, namun efisien.

Dengan demikian, mereka meningkatkan kinerja mental yang tinggi dengan aktifitas neuronal yang rendah.”

Untuk mendapatkan informasi mengenai pendidikan anak, psikologi anak, dan banyak lagi, KLIK DISINI SEKARANG

Jika anda  tertarik untuk memberikan pengajaran yang sesuai dengan butuhkan anak anda, silakan KLIK DISINI SEKARANG

Studi ini diterbutkan dalam Jurnal Nature Communication (Genç et al., 2018).

Source : Genç et al., 2018 http://dx.doi.org/10.1007/s12671-014-0360-9